Logo Pustaka Wbiznet PUSTAKA WBIZNET
Arsip Religius
📂 Biografi 📝 Artikel 📚 Koleksi

Mutiara Jumat

25 September 2026 — Masjid Nurul Qolam, Jl. Abadi, Tanjung Rejo, Medan

Menyempurnakan Akhlak dan Benteng Keluarga di Era Digital

Video Khutbah Jumat / YouTube Shorts resmi Masjid Nurul Qolam.

"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Muslim." — (QS. Ali Imran: 102)

🌟 Bagian 1: Mukaddimah & Hakikat Takwa

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari keburukan jiwa dan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan, maka tiada pula yang dapat memberinya petunjuk.

Kita bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah hamba dan utusan-Nya.

Mari kita senantiasa meningkatkan kualitas takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sebenar-benar takwa, menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

💎 Bagian 2: Misi Utama Diutusnya Nabi Muhammad SAW (Menyempurnakan Akhlak)

Di dalam sebuah hadis yang sangat populer di kalangan masyarakat—yang sering disampaikan oleh para ulama, kiai, dan asatiz—Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Innamā bu'istu li utumima makarimal akhlāk" (Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia).

Ternyata, selain menyampaikan risalah agama Allah, ada satu tugas besar yang diemban oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu menyempurnakan akhlak manusia. Namun ironisnya, umat Islam sampai hari ini masih sering mendapati sesama Muslim yang jauh dari akhlak mulia, padahal Allah SWT telah menegaskan dalam Al-Qur'an:

"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu..." — (QS. Al-Ahzab: 21)

📱 Bagian 3: Fenomena Keterlenaan Dunia Digital & Media Sosial

Fenomena hari ini menunjukkan banyak di antara kita yang tenggelam dalam pernak-pernik dunia media sosial. Banyak orang mengaku Muslim, beriman kepada Allah, namun mereka mengesampingkan larangan-larangan Allah SWT.

Berapa banyak orang yang terjerumus dalam dosa karena mengikuti tren yang salah di media sosial? Terlena oleh dunia hingga melupakan perintah Allah dan melalaikan kewajiban ibadah. Padahal tujuan utama penciptaan jin dan manusia ditegaskan oleh Allah:

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku." — (QS. Adz-Dzariyat: 56)

👨‍👩‍👧‍👦 Bagian 4: Menjaga Keluarga dari Api Neraka & Evaluasi Peran Orang Tua

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an:

"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." — (QS. At-Tahrim: 6)

Jangan sampai kita menjadi kepala rumah tangga yang abai. Ketika ada kemungkaran di dalam rumah tangga—anak-anak menangis kecanduan gawai, istri mengikuti tren yang melanggar syariat, atau meninggalkan salat—lalu kita membiarkannya begitu saja.

Kelak di akhirat, banyak pemimpin keluarga yang dicampakkan ke dalam neraka karena membiarkan keburukan terjadi di rumah mereka. Mari kita instropeksi diri, menjaga istri, anak-anak, dan keluarga dari segala bentuk kelalaian serta kembali menegakkan ketaatan mutlak kepada Allah SWT.

"Barakallahu li wa lakum fil-qur'anil 'azhim, wa nafa'ani wa iyyakum bima fihi minal ayati wa dzikril hakim... Semoga Allah senantiasa membimbing kita menjadi hamba-hamba-Nya yang istikamah dalam ketaatan hingga akhir hayat. Amin ya Rabbal 'alamin."